Rabu, 15 Mei 2019

SQL

Azure Backup for SQL
SQL adalah suatu statement atau pernyataan atau perintah standart yang digunakan untuk keperluan administrasi database. 

Ada banyak software database yang mendukung SQL ini. Software batabase  ini disebut juga SQL based DBMS (Database Management System). Beberapa di antaranya adalah MySQL, Oracle, MS. Access, MS. SQL, SQL Server dll. 


Bab pengenalan SQL ini diberikan karena mulai bab selanjutnya materi kursus terkait dengan penggunaan database, dalam hal ini software database yang digunakan adalah MySQL.  Mengapa  MySQL  yang  digunakan? karena  MySQL  adalah  DBMS  yang bersifat free alias gratis namun kehandalannya  tidak kalah dengan DBMS yang tidak free. 

INSERT DATA DALAM PHP

Setelah  kita mengenal  beberapa  bentuk  perintah  SQL  untuk  memanipulasi  atau mengolah   data   di   MySQL,   pada post ini   kita  akan belajar bagaimana menerapkan konsep tersebut yang terintegrasi dengan script PHP.

Koneksi PHP ke MySQL 
Sebelum kita membahasnya  lebih lanjut tentang inserting data, terlebih dahulu akan disinggung tentang bagaimana caranya melakukan koneksi dari PHP ke MySQL.
Perintah PHP untuk koneksi ke MySQL adalah:
mysql_connect(‘nama host’, ‘nama user’, ‘password’); mysql_select_db(‘nama db’);
Keterangan:
Nama  Host  :  nama  komputer  di  mana  MySQL  nya  berada,  kalau  berada  di komputer itu sendiri maka nama hostnya: ‘localhost’, bisa juga diberi nomor IP dari komputernya. 

Nama User : nama user yang memiliki hak akses ke MySQL nya Password : password dari nama user yang punya hak akses ke MySQL Nama DB : nama database yang akan dipilih

Contoh : Berikut  ini  adalah  script  untuk  melakukan  koneksi  ke  MySQL  dengan  nama  host: localhost, user : root, password: root, dan nama database: contoh
<?php
mysql_connect('localhost', 'root', 'root');
mysql_select_db('contoh');
?>
Sebaiknya script di atas kita simpan dalam file script tersendiri, misalkan koneksi.php. Selanjutnya  script  tersebut  kita  includekan  ke  dalam  script  lain  yang  di  dalamnya terdapat query-query 
SQL.

Menjalankan Query SQL di PHP
Setelah kita melakukan koneksi dari PHP ke MySQL, selanjutnya kita bisa menjalankan query melalui script PHP.
Untuk menjalankan query SQL di PHP, kita gunakan perintah
mysql_query(query);
Contoh: Berikut ini contoh script PHP untuk menjalankan query SQL untuk insert data ke tabel MySQL
<?php
include "koneksi.php";
$query = "INSERT INTO namaTabel(field1, field2) VALUES(value1, value2) "; mysql_query($query);
?>
Selanjutnya akan dibahas bagaimana  mengimplementasikan  konsep inserting data ke MySQL melalui script PHP yang diintegrasikan dengan form input.

KONSEP MENAMPILKAN DATA MySQL DENGAN PHP

Pada  bab  sebelumnya  Anda  telah  belajar  bagaimana  konsep  menyisipkan  data  atau record ke dalam tabel database MySQL. Sekarang kita lanjutkan ke konsep bagaimana menampilkan data yang ada di database MySQL dengan script PHP.

Konsep menampilkan data dengan script PHP ini adalah menggabungkan query SELECT di SQL yang dijalankan dalam script PHP.

Konsep dasar menampilkan data dengan script PHP ini adalah

1. Buat query SQL untuk menampilkan data (gunakan SELECT) 
2. Jalankan query tersebut dengan menggunakan mysql_query() di PHP 
3. Baca  data  hasil  query  tersebut  dengan  proses  fetching.  Gunakan  perintah mysql_fetch_array() di PHP. Hasil dari mysql_fetch_array() ini adalah suatu nilai dalam bentuk array asosiatif dengan nama field tabel sebagai indeksnya. 
4. Tampilkan data dari proses fetching sesuai nama field yang ada dalam array.

Dalam contoh ini, kita akan mencoba menampilkan data peserta khususnya pada field Nama Peserta, Tanggal Lahir, Jenis Kelamin, Alamat, Tanggal Daftar, dan Tempat Lahir. 
Langkah pertama, kita siapkan terlebih dahulu script untuk koneksi ke MySQL nya dan ke databasenya. 
koneksi.php 
<?php
mysql_connect("localhost", "root", "root");
mysql_select_db("contoh");
?> 
Catatan: sesuaikan nama username, password dan nama database yang Anda gunakan.
Langkah kedua, kita bisa mulai membuat script untuk menampilkan datanya.


Script di atas baru membuat judul tabel untuk menampilkan datanya. Sekarang barulah kita buat script untuk menampilkan datanya.


Rabu, 08 Mei 2019

Modularitas 2

MODULARITAS


jumpa lagi dengan saya,yok kita bahas modularitas.Konsep   modularitas   dalam   programming   diperlukan   untuk   mempermudah   dalam pengorganisasian script/program. Adapun prinsip dari konsep ini adalah meletakkan beberapa perintah yang menjalankan suatu tugas khusus ke dalam modul atau file script tersendiri.  Setiap  kali  modul  tersebut  dibutuhkan,  kita  hanya  menyisipkan  modul tersebut ke dalam script yang sedang dibuat dengan cara memanggilnya.

Adapun cara memanggil modul dengan menggunakan perintah
include "namafilemodul";
Berikut ini adalah program yang telah saya buat :
<html>
<head> <title>Halaman Webku</title> </head>
<body bgcolor="pink"> 
<table border=1 width=100%>
<tr>
<td colspan =2><center>PERPUSTAKAAN ONLINE</center></td>
</tr>
<tr>
<td width=25%>MENU:<br>
<a href="menu3.php" >HOME</a> <br>
<a href="menu.php" >IDENTITAS MAHASISWA</a> <br>
<a href="menu1.php" >PEMINJAMAN BUKU</a>  <br>
<a href="menu2.php" >DAFTAR BUKU</a>  <br>
</td>
<td>Buku adalah jendela dunia</td>
</tr>
<tr>
<td colspan =2><center>Terima kasih telah berkunjung</center></td>
</tr>
</body>
</html>

<html>
<head> <title>Halaman Webku</title> </head>
<body bgcolor="pink"> 
<table border=1 width=100%>
<tr>
<td colspan =2><center>PERPUSTAKAAN ONLINE</center></td>
</tr>
<tr>
<td width=25%>MENU:<br>
<a href="menu3.php" >HOME</a> <br>
<a href="menu.php" >IDENTITAS MAHASISWA</a> <br>
<a href="menu1.php" >PEMINJAMAN BUKU</a>  <br>
<a href="menu2.php" >DAFTAR BUKU</a>  <br>
</td>
</td>

<html>
<head> <title>Halaman Webku</title> </head>
<body bgcolor="pink"> 
<table border=1 width=100%>
<tr>
<td colspan =2><center>PERPUSTAKAAN ONLINE</center></td>
</tr>
<tr>
<td width=25%>MENU:<br>
<a href="menu3.php" >HOME</a> <br>
<a href="menu.php" >IDENTITAS MAHASISWA</a> <br>
<a href="menu1.php" >PEMINJAMAN BUKU</a>  <br>
<a href="menu2.php" >DAFTAR BUKU</a>  <br>
</td>
<td>Buku adalah jendela dunia</td>
</tr>
<tr>
<td colspan =2><center>Terima kasih telah berkunjung</center></td>
</tr>
</body>
</html>

<?php
include "header.php";
?>
<td><br><br>
NAMA : Ganjar A<br>
NRP:1110181021<br>
JURUSAN: TEKNIK ELEKTRONIKA <br></td>
</tr>
<?php
include "footer.php";
?>

<?php
include "header.php";
?>
<td>Buku adalah jendela dunia<br><br>
NAMA BUKU :<br>
LAMA PEMINJAMAN : <br>
TANGGAL PENGEMBALIAN : <br></td>
</tr>
<?php
include "footer.php";
?>

<?php
include "header.php";
?>
<td>Buku adalah jendela dunia<br><br>
1. BUKU A JUMLAH =<br>
2. BUKU B JUMLAH =<br>
3. BUKU C JUMLAH =<br></td>
</tr>
<?php
include "footer.php";
?>

<td colspan =2><center>Terima kasih telah berkunjung</center></td>
</tr>
</body>
</html>

Array

Yoo welcome back to my channel,kali ini kita akan membahas soal array untuk memperdalah ilmu yang kita miliki yok langsung aja ke soal.
1.Identik dengan kasus no. 2 pada bab ini, sekarang coba Anda buat script PHP untuk mencari nilai terkecil dari bilangan-bilangan 283, 182, 381, 119, 391, 591, 123, 124, 284, 215, 312. 
Keterangan: tanpa menggunakan form input
<?php
$bil = array(283, 182, 381, 119, 391, 591, 123, 124, 284, 215, 312);
$min = $bil[0];
for ($i = 0; $i <= count($bil)-1; $i++)
{
    if ($bil[$i] < $min) $min = $bil[$i];
}
echo "Bilangan terkecil adalah : ".$min;
?>

2.Identik  dengan  kasus  no.  3  pada  bab  ini,  coba  Anda  buat  form  input  untuk memasukkan n buah bilangan, yang selanjutnya dicari nilai terbesar dan nilai terkecil, serta nilai jangkauan yang diperoleh dari nilai terbesar dikurangi nilai terkecil.
<h1>MENCARI NILAI BILANGAN TERBESAR, TERKECIL, DAN JANGKAUAN<h1>

<?php
$n = $_POST['n'];
echo "<form method='post' action='halaman3.php'>";
echo "<table>";
for ($i = 0; $i <= $n-1; $i++)
{
    echo "<tr><td>Bil ke-".($i+1)."</td> <td><input type='text' name='data".$i."' /></td></tr>";
}
echo "<tr><td></td> <td><input type='submit' name='submit' value='Submit' /></td></tr>";
echo "<tr><td></td> <td><input type='hidden' name='n' value='".$n."'  /></td></tr>";
echo "</table>"; echo "</form>";
?> 

<h1>MENCARI NILAI BILANGAN TERBESAR, TERKECIL, DAN JANGKAUAN</h1>
<?php
// data
$n = $_POST['n'];
for ($i = 0; $i <= $n-1; $i++)
{
    $a=$i+1;
    $bilangan[$i] = $_POST['data'.$i];
    echo "Bilangan ke $a adalah $bilangan[$i]<p>" ;
}
//nilai max
$max = $bilangan[0];
for ($i = 0; $i <= count($bilangan)-1; $i++)
{
    if ($bilangan[$i] > $max) $max = $bilangan[$i];
}
echo "Bilangan terbesarnya adalah : ".$max;
//nilai min
$min = $bilangan[0];
for ($i = 0; $i <= count($bilangan)-1; $i++)
{
    if ($bilangan[$i] < $min) $min = $bilangan[$i];
}
echo "<p>Bilangan terbesarnya adalah : ".$min;
//jangkauan
$jangkauan=$max-$min;
echo "<p>jangkauan = $jangkauan ";
?>
3. Diketahui sebuah data bilangan berikut ini: 
273 281 384 119 392 184 105 129 204 219 274 275 263 
Buatlah script untuk fasilitas pencarian data bilangan. Mula-mula buatlah form untuk  memasukkan  bilangan  yang  ingin  dicari.  Selanjutnya  apabila  ditekan submit, maka berikutnya muncul status ‘ada atau tidaknya’ bilangan yang dicari dalam keseluruhan data. Jika ada, maka tampilkan urutan data ke berapa dari keseluruhan data (urutan dimulai dari 1, 2, 3, …) 
Contoh: 
Masukkan Bilangan yang dicari = 281 [submit]

<?php
$angka = $_POST['angka'];
$n=array(273,281,384,119,392,184,105,129,204,219,274,275,263);
for ($i = 0; $i <=12 ; $i++)
{
    if($angka==$n[$i])
    {
$c=$i+1;
    }
}
echo "ada yang sama pada data ke ".$c;
?> 

Rabu, 01 Mei 2019

Array-PHP

 Array

Array (atau larik dalam bahasa indonesia) bukanlah tipe data dasar seperti integer atau boolenArray adalah sebuah tipe data bentukan yang terdiri dari kumpulan tipe data lainnya. Menggunakan array akan memudahkan dalam membuat kelompok data, serta menghemat penulisan dan penggunaan variabel.
Misalkan kita butuh untuk menyimpan 10 nama mahasiswa, maka kode PHPnya jika tanpa menggunakan array adalah sebagai berikut:
1
2
3
4
5
6
7
8
<?php
   $nama0="Andri";
   $nama1="Joko";
   $nama2="Sukma";
   $nama3="Rina";
   $nama4="Sari";
   //... dst sampai $nama10
?>
Kode PHP seperti diatas tidak salah, tetapi kurang efektif karena kita membuat 10 variabel untuk 10 nama. BagPembuatan kode program diatas akan lebih rapi jika ditulis kedalam bentuk array, karena kita hanya membutuhkan 1 buah variabel saja untuk menampung banyak nilai.

Cara Penulisan Array dalam PHP

PHP mendukung beberapa cara penulisan array, salah satunya dengan menggunakan konstruktor array PHP (array language construct) sebagai berikut:
1
2
3
4
5
6
$nama_variabel = array(
key  => value,
key2 => value2,
key3 => value3,
...
)
Komponen array terdiri dari pasangan kunci (key) dan nilai (value). Key adalah penunjuk posisi dimana value disimpan. Perhatikan juga bahwa PHP menggunakan tanda panah (=>) untuk memberikan nilai kepada key.
Dalam mengakses nilai dari array, kita menggunakan kombinasi $nama_variabel dan nilai key-nya, dengan penulisan sebagai berikut:
$nama_variabel[key];
Berikut adalah contoh pengaksesan array dalam PHP:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
<?php
//pembuatan array
$nama = array(
        1=>"Andri",
        2=>"Joko",
        3=>"Sukma",
        4=>"Rina",
        5=>"Sari");
 
//cara akses array
echo $nama[1]; //Andri
echo "<br />";
echo $nama[2]; //Joko
echo "<br />";
echo $nama[3]; //Sukma
?>
Dalam contoh diatas, saya menggunakan angka integer sebagai key (1,2,3…) dan stringsebagai value (Andri, Joko, Sukma, …).
Selain mendefenisikan key secara langsung, PHP juga memperbolehkan penulisan array tanpa key, dan key itu secara otomatis akan diurutkan dari nilai 0, 1, 2, dst.
Berikut adalah contoh pendefenisian array tanpa key:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
<?php
// pembuatan array
$nama = array("Andri","Joko","Sukma","Rina","Sari");
 
// pengaksesan array
echo $nama[1]; //Joko
echo "<br />";
echo $nama[2]; //Sukma
echo "<br />";
echo $nama[3]; //Rina
?>
Perhatikan bahwa sekarang, index atau key dari array dimulai dari angka 0bukan 1. sehingga $nama[1] berisi Joko. nama Andri berada di $nama[0]. Dalam penggunaan array di dalam PHP, konsep “key” array dimulai dari angka 0 ini sangat penting untuk dipahami
Selain menggunakan angka, key dalam PHP dapat berisi string atau boolean. Sedangkan untuk value dapat menyimpan berbagai tipe data seperti integer, float, string, boolan, bahkan array lainnya. Array seperti ini disebut juga dengan istilah “associate array“.
Berikut contoh penggunaan array dengan kombinasi tipe data.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
<?php
// pembuatan array
$coba = array (
        2=>"Andri",
        "dua"=>"2",
        'tiga'=>3,
        true=>true,
        9=>"sembilan",);
 
// pengaksesan array
echo $coba[2]; //Andri
echo "<br />";
echo $coba["dua"]; //2
echo "<br />";
echo $coba['tiga']; //3
echo "<br />";
echo $coba[true]; //1 (true di konversi menjadi 1)
echo "<br />";
echo $coba[9]; // sembilan
?>
Dari contoh diatas, saya membuat array $coba dengan menggunakan berbagai tipe data untuk key dan value, yaitu dengan tipe data integerstring, dan boolean. Namun jika keydi defenisikan dengan tipe data boolean seperti pada baris ke-6, maka secara otomatis PHP akan mengkonversinya menjadi 1.